Minggu, 09 April 2017

Puisi Terpaku Dalam Bimbang

Pertama kali aku tergoyah

Dalam setiap alunan kata yang kau ucap

Ketika malam datang menyapa

Kadang kuingin menulis perasaanku
Kata orang kangen itu indah

Namun bagiku menyiksa batin

Sejenak kupikirkan untuk membencimu

Namun sulit kulakukan
Kupejamkan mata

Karna kuingin bernafas lega

Dalam khayalanku aku berada di satu

Persimpangan yang sulit kupilih
Inginku memeluk semua indah hidupku

Hikmah yang kudapat sangan tulus

Ada dan tiada cinta bagiku tak mengapa

Tapi akan ada yang hilang di separuh diriku
Berharap mendapatkan yang terbaik

Namun ketidakpastian yang datang

Tak mengapa asal hidupkan selalu indah

Walau hanya dalam sebuah drama